Usaha Distro



Kata distro sendiri berasal dari singkatan ditribution outlet yang berfungsi menerima titipan dari berbagai macam merek clothing company lokal yang memproduksi sendiri produknya; t-shirt, tas, dompet, jaket, dan lain-lain. Dikarenakan belum mempunyai tempat pemasaran sendiri atau ingin memperluas pemasarannya, clothing company ini “akrab” banget dengan distro.

Untuk memulainya Anda bisa berkerjasama dengan pembuat barang khas anak muda yang Anda bina untuk bisa dipasarkan produknya. Anda juga perlu mengembangkan jaringan kekomunitas anak mudah untuk mengetahui selera mereka. Anda juga bisa membuka konter dilokasi keramaian dekat tempat nongkrong anak muda atau bisa juga dimulai dari rumah Anda.

Selain mencari lokasi yang strategis dilokasi keramaian, Anda juga bisa membuka layanan pesan antar barang distro di media atau dengan memyebarkan brosur. Anda juga bisa menerima pesanan pembuatan barang tertentu seperti kaos atau gantungan kunci untuk komunitas tertentu.

Harga barang produksi yang Anda tawarkan sangat bergantung pada tingkat kesulitan pembuatan dan bahan yang digunakan. Makin bagus, sudah tentu makin mahal. Namun, Anda juga bisa memperlakukan harga grosir untuk pesanan dengan jumlah tertentu. Untuk barang yang sifatnya titipan di toko Anda, bisa dikutip margin antara 5% – 20%.

Sumber: 100 Peluang Usaha, Agoeng Widyatmiko, Mediakita.

5 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s