Kota Mati

Mengenang jauh waktu bergulir
Disaat mentari terus menukik turun
Menelan masa yang jauh terlupa
Ditelan deting lonceng yang menderah

Semua hilang dipelupuk mata
Tak terhapus kisah lalu dikota ini
Membisu diam tak berkata
Tak ada tanda akan masa lalu

Begitu banyak cerita hidup kala itu
Saat tawa dan tangis menjadi rindu
kisah siang dan malam mengakar di relung jiwa
Tak terbayang begitu mati tak terdengar lagi

Kota itu sekarang telah mati
Tempat seorang manusia terlahir dan tumbuh bersama takdirnya
Tak menyangka itu berlalu saja
Meninggalkan rasa rindu di hati yang tak terbalas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s