Motivasi Hati: Filosofi sepiring Rujak..Eunakkk!!!!

Gara gara merujak kemaren, jadi kepingin bahas masalah rujak tapi dengan cara yang laen. Rujak adalah gabungan dari banyak buah terus dicocolin ama sambel kacang + gula merah, bener atau gak jangan bnyak protes, nikmatin aja. Lalu apa sih yang menarik dari sepiring rujak. Pada bingungkan, rujak kan makanan kenapa harus diseriusin gini sih. Hoho…tenang, sakarang saya coba  menggali lebih dalem masalah Filosofi kehidupan dari sepiring rujak. Well.. Cekedot..!!!

Rujak itu baru enak kalau kita ngerasainnya dari semua rasa yang terkandung disana tanpa harus berat sebelah rasa mana yang dominan. Coba kalau kita cuma ngerasain pedasnya aja, pasti kebayang buat kita rujak tu pedes, gak enak, panas dimulut dan diperut, alhasil kepikiran bakal sakit perut melulu sehingga kita terus beranggapan bahwa rujak itu pedes aja, padahal kan masih banyak rasa lain yang lebih enak kita rasain, manis, masem, kecut, asin, dan coba dikombain jadi satu..uuuh enaknya rujak emang dahsyat dan bakal kepikir terus rujak itu emang enak dan rasa pedes itu cuma sebagian yang buat enak rujak.

Nah ini juga bisa kita lakukan dalam kehidupan dalam melihat semua hal dari sudut pandang yang berbeda-beda bukan hanya satu sudut pandang. Semua hal ada kekurangan, dan kekurang tidak selamanya kurang bagus, pasti memiliki kelebihan masing-masing yang melengkapi satu sama lain. Ketika kita mendapat masalah, lalu pandang lah masalah tersebut dari segala rasa, bukan rasa sakitnya saja atau susahnya saja. Tapi kita bisa merasakan rasa lain yang terkandung didalamnya, misalnya saja rasa mendapatkan pelajaran baru, tantangan, kesempatan untuk menjadi baik, hiburan dan segala hal yang positif tentang hal itu.

Pernahkah temen-temen melihat lukisan dari PICCASO. Mungkin kalau para pemerhati lukisan cuma melihat lukisan tersebut dari sisi negatif saja, Piccaso tidak akan pernah terkenal menjadi pelukis legenda. karena bisa dilihat lukisannya hanya berbentuk sederhana dan mungkin anak-anak kecilpun bisa melukis seperti itu. Tapi disini, ketika semua orang melihatnya dengan semua rasa, perspektif yang berbeda, lukisan Piccaso sangat luar biasa dan merupakan karya yang sangat berharga, nilai didalamnya sungguh fantastik memiliki karya seni yang tinggih. Disinilah kita diajarkan, melihat sesuatu jangan hanya satu sudut pandang yaitu “kekurangannya saja”. Tapi cobalah melihat “Kelebihannya” juga. Ini sudah satu paket yang tak bisa dipisahkan.

Kehidupan itu dimiliki oleh semua rasa bahkan sampe hal-hal yang sepelepun memiliki banyak rasa tergantung kita mau pilih yang mana, positif atau yang negatif. Tapi satuhal yang harus ditekankan, capek kalau kita cuma mikirin yang negatif aja, masih banyak kok yang positif yang bisa kita bahas dan lebih menguntungkan, baik buat fisik dan rohani.

6 Comments

  1. setuju, filosofi rujaknya bagus. dibalik kemasaman salah satu buah masih ada buah lain yang manis yang bisa menutupinya. campur maruk jadi satu itulah indahnya kehidupan. utuk menjadi dewasa kita tidak hanya menikmati yang manis2 saja tapi perlu juga merasakan yang pahit2 juga, perasaan sedih, menangis dan sakit hati yang akan membuat hidup kita lebih bermakna, lebih indah, dan lebih kuat menghadapi indahnya dewasa

    1. Yap…. yg pasti rujak emang enak.. walau pedes atau masem, tetep mau lagi, ampe abis.. 🙂
      Skrng tugas kita ya nikmatin aja kehidupan ini kayak semangat kita kalau lagi merujak, walaupun kadang harus gagal tapi semangat mau lagi harus tetep lanjut, habisi sampe tuntas.

  2. ..rujak.. Allah udh mmbri lidah qt syaraf yg indah.. yg bisa mersakan smua yg ada di rujak.. jadi g bleh klau cma pdas sj yg dnikmati..brrti ngg’ bersyukur..hee

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s