Kejar Ilmu Kalau Mau Sukses

Kejarlah Ilmu Kalau Mau Sukses
Kejarlah Ilmu Kalau Mau Sukses

Orang sukses itu identik banyak uang. Bisa jadi iya, bisa jadi juga enggak, tergantung dari sudut pandang mana yang kita lihat. Seorang guru menyatakan diri sukses kalau bisa mencetak banyak murid-murid berprestasi. Seorang ustadz dinyatakan berhasil jika apa yang dia sampaikan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi jamaahnya untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi secara islam. Seorang pembalap mengartikan kesuksesan kalau dia berhasil merebut banyak tropi kemenangan. Orangtua dinyatakan sukses jika mereka mampu memperjuangkan keluarga yang bahagia dan mendidik anak-anaknya berprilaku baik dan sukses bermanfaat bagi banyak orang. Dan ada banyak lagi arti kesuksesan lainnya.

Lalu bagaimana kita mau sukses? sebenarnya mudah untuk menjadi sukses, yaitu pelajari ilmunya dan terus perdalam. Nah, yang paling simple ya “Ingin punya banyak uang”. Caranya ya belajar bagaimana mendapatkan banyak uang. Kepo-in bagaimana orang-orang bisa sukses. Sebagai contoh, kamu pingin jadi pengusaha kuliner. Pertama-tama kamu kepo-in abis masyarakat rata-rata sukanya kuliner apa. Kalau sudah dapat hasil risetnya, baru tentukan usaha kuliner apa yang mesti dijalankan kemudian fokus. Yakinlah, jika ilmunya sudah didapat dan dipraktekkan, ilmu akan berbanding lurus dengan pendapatan. Jika enggak, berarti ilmunya masih kurang.

Begitupun dengan seorang Guru. Dia mau berhasil tentu harus mengetahui ilmunya mendidik anak orang. Ambil kulia pendidikan, ikut seminar keguruan, praktekan terlebih dahulu dengan mengajarkan ilmunya ke adik-adik di keluarga atau masyrakat sekitar, belajar psikologis anak, dan banyak lagi lainnya. Semakin banyak jam terbang dalam memahami ilmu dan mempraktekkan, tentu semakin bagus dia mengajar. dan yang paling penting tentu mesti memiliki visi kenapa mau menjadi guru.

Ada banyak orang yang ingin sukses tapi berujung stres. Kenapa? karena mereka lebih bernafsu duniawi dan goalnya lebih ke benda yang tidak kekal. Seharusnya jika ingin sukses tentu harus memiliki visi yang baik dan bermanfaat bagi banyak orang. Menjadi pengusaha karena ingin menciptakan banyak lapangan kerja dan berbagi kebahagian. Menjadi guru karena ingin mencetak banyak murid berprestasi bukan sebagai sandaran hidup. Visi menentukan arah kemana kita akan arungi dan motivasi kenapa kita harus melakukan itu. Nah ilmu ini yang sering kali dilupakan oleh banyak orang, padahal ini ilmu yang paling utama untuk dipelajari.

Kalau saya pribadi mengartikan kesuksesan lebih ke bagaimana saya bisa bermanfaat bagi banyak orang. Apa yang saya beri dapat merubah banyak orang lebih baik lagi. To be rich is not how much you have but how much you can give.

Jangan pernah berhenti untuk terus belajar sampai akhir hayat. Yakinlah Ilmu akan berbanding lurus dengan kesuksesan.

“Katakanlah, apakah sama antara orang yang mengetahui dengan orang yang tidak tahu.” [Az Zumar : 9]

“Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh dijalan Kami nisacaya Kami akan tunjukkan kepadanya jalan-jalan Kami. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang berbuat baik.” [Al Ankabut : 69]

Hadits Abu Hurairahradhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Barangsiapa yang menempuh suatu perjalanan dalam rangka untuk menuntut ilmu maka Allah akan mudahkan baginya jalan ke surga. Tidaklah berkumpul suatu kaum disalah satu masjid diantara masjid-masjid Allah, mereka membaca Kitabullah serta saling mempelajarinya kecuali akan turun kepada mereka ketenangan  dan rahmat serta diliputi oleh para malaikat. Allah menyebut-nyebut mereka dihadapan para malaikat.”

Ali radhiyallahu ‘anhu berkata :

“Ilmu akan mengajak pemiliknya untuk beramal, jika dia penuhi ajakan tersebut ilmunya akan tetap ada, namun jika tidak maka ilmunya akan hilang.”

“Apabila manusia telah meninggal dunia maka terputuslah semua amalannya kecuali tiga amalan : shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendoakan dia.” [HR. Muslim].

Best Regards
Mirfagah Iqbal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s