Stop Making Excuses, Just Do It!

Stop Making Excuses, Just Do It!

Pernah tidak mendengar kalimat “Saya sih mau buka usaha tapi saya takut tidak bisa fokus karena pekerjaan kantor” atau “Saya mau mengejar impian saya tapi saat ini saya tidak bisa karena pikiran saya sudah terlalu banyak”.

Sering kali kita membuat beribu alasan untuk melakukan suatu tantangan hanya untuk menghindar dan tetap berada di zona nyaman. Kita tidak mau memberanikan diri untuk membuat komitmen pada diri sendiri untuk mengejar apa yang kita mau sebenarnya. Alasannya lebih tepat karena di posisi sekarang kita sudah terlalu nyaman atau juga terlalu malas untuk berpikir lebih lagi dan tidak berani untuk harus berjuang kembali di sesuatu yang belum tahu kejelasannya. Ada banyak pertimbangan-pertimbangan yang terdengar masuk akal tapi itu juga yang menjadi alasan-alasan kita untuk tidak melakukannya. Lalu pertanyaannya adalah apakah kita masih serius dengan cita-cita kita atau omongan dulu hanyalah khayalan dan penghibur hati di kala kesusahan? Coba renungkan!

Saat kita memiliki keinginan untuk mengejar impian adalah janganlah menundanya dan janganlah mencari-cari alasan-alasan yang membuat kita menjadi pengecut. Sering kali kita mengatakan pada diri sendiri untuk maju dan lebih baik dari sebelum-sebelumnya, lalu apakah dengan hanya berdiam diri dan terus di zona nyaman itu akan membuat kita sesuai dengan harapan? jawabnya tidak akan pernah. Yang ada malah kita akan semakin bodoh dan malas. Lalu ada pertanyaan lagi, apakah saat ini dengan posisi yang sekarang, apakah sudah bahagia? atau memaksa untuk bahagia karena  ada pemikiran “saya tidak apa-apa di posisi sekarang walau tidak begitu saya suka, yang penting keluarga saya ternafkahi dengan baik”.

Ya mungkin ini tidak menjadi masalah bagi mereka yang memang mengatakan bahwa dunianya sekarang adalah apa yang dia cita-citakan atau juga memiliki pemikiran bahwa “saya sudah lebih baik dengan dunia saya sekarang dan untuk cita-cita saya sebelumnya saya pikir sudah cukup dan saya tidak mau mengejarnya kembali”. Itu tidak salah, dan hidup memang bercerita apa yang telah kita pilih. Namun bagi kita yang masih memiliki keinginan kuat untuk mengejar impian kita sendiri dan tidak kita temukan di dunia sekarang, tentu itu salah kalau tetap bertahan. Coba lakukan Life Pivot, kumpulkan semangat dan kejarlah kembali.

Hidup ini akan terasa sangat bahagia jika kita melakukanya dengan bahagia dan sejalan dengan visi hidup yang sudah kita buat sebelumnya. Berbicara masalah visi hidup, lakukanlah dengan all out, tidak setengah-setangah. Kita tahu bahwa mungkin saat ini kita di posisi yang sulit untuk mengambil keputusan untuk segera take action karena banyak pertimbangan-pertimbangan yang masuk akal ataupun mungkin lebih parah lagi karena pertimbangan-pertimbangan yang mengada-ada karena cuma takut saja untuk break the limit. Tapi satu hal yang harus dipahami, “Don’t let excuses kill your dream if you still have big hope to make it real. Tetaplah optimis dan break the limit. “

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s