You Are What You Think!

 

Akhir-akhir ini saya belajar terhadap arti kehidupan. Mencoba untuk merefleksi diri tentang life journey yang telah dilalui hingga saya berada di tempat yang sekarang. Banyak hal yang telah dilalui dan banyak sekali apa yang terjadi dalam hidup saya sesuai dengan apa yang saya inginkan. Ketika kulia, ingin sekali berkecimpung di dunia entrepreneurship bidang digital. Hampir tiap hari datang ke perpustakanaan, bukan untuk meminjam/membaca buku IT (secara saya mahasiswa teknik informatika), tapi membaca seputar dunia bisnis dan marketing. Ingat sekali buku “Advertising That Sells” karya dari Adji Watono, CEO of Dwi Sapta, Pionir Marketing Agency di Indonesia dan buku dari Hermawan Kartajaya,  membuka wawasan saya seputar marketing dan bisnis. Saat itu, saya semakin cinta dan memutuskan bahwa marketing dan bisnis adalah dunia yang akan terus saya gelutin. Singkat cerita, itupun terwujud. Saya memulai berkarir di Web Developer, lalu mengembangkan divisi baru menjadi Digital Agency. Selang 5 tahun kemudian, yang dulunya divisi itu hanya 1 orang, kini telah menjadi perusahaan sendiri dengan menampung 40 orang anak-anak muda yang sangat luar biasa. It’s amazing for me!.

I love her very much

Hal menarik lainnya adalah ketika saya mencari jodoh. Dulu, setiap saya shalat, saya selalu berdoa untuk meminta dipertemukan dengan seorang wanita cantik, pintar, shalihah, dan tinggi. Diulang-ulang terus. Dan benar, doa itu diijabah oleh Allah saya dipertemukan dengan wanita yang benar-benar saya idamkan tanpa ada kurang satupun dari apa yang saya doakan. Saya berkata ini sangat luar biasa. Apa yang saya inginkan terwujud kemudian. Tidak hanya itu saja, banyak lagi cerita-cerita lainnya yang saya sangat merasa bahwa saya sangat diberkati oleh Allah SWT.

Inipun yang saya rasakan ketika saya down dan kehilangan arah. Pertanyaan-pertanyaan datang kenapa bisa terjadi, apa penyebabnya. Sana sini pusing sendiri.  Takut ini takut itu. Semakin lama semakin stres. Benar-benar situasi terasa gelap. Negatif sudah menguasai jiwa saya. Untuk itu, lalu mencoba untuk menyendiri, ambil waktu untuk intropeksi diri. Jawabannya hanya satu “You are what you think”.

Disinilah yang bisa menyimpulkan bahwa apapun yang kita pikirkan, itulah kita. Kita berpikir positif, maka semua hal positif akan datang ke kita. Begitupun sebaliknya. Ketika kita mau positif, kita hanya perlu niat dan mau melakukannya, lalu semua batasan-batasan yang menghalangi akan hilang dan berubah menjadi energi-energi positif yang mengatakan “kenapa enggak, kamu pasti bisa”. Begitupun sebaliknya.  Hidup itu memilih, apakah kita mau bahagia maka pilih positif, begitupun sebaliknya.

“You Are What You Think”

 

Mirfagah Iqbal
Palembang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s