Stop Thinking, Just Do!

Pagi ini, ketika scrolling jempol di aplikasi Instagram, ada video yang diposting seorang teman yang membuat jempol dan mata saya berhenti dan tergelitik untuk menonton. Awalnya yang bikin tertarik karena ada Benedict Cumberbatch (Saya suka penampilan dia di Series Serlock Holmes) berbicara di video Goalcast (kumpulan video2 inspirasi di Facebook). Well, ini 2 hal yang menarik, video benedict diposting di Goalcast. Dan yap, pidatonya diawal sangat emosional dan menyentak orang yang menontonnya sejak menit pertama.

Okey, enough to talk Benedict, we will talk about what he said. “Stop thinking, just do!”. Kata-kata klise tapi sering kali kita lupakan. Kebanyakan kita selalu memikirkan apapun yang seharusnya dilakukan tapi tidak dilakukan. Sering kali memikirkan apa kata orang, apa yang orang akan rasakan, apakah ini apakah itu, kalau terjadi begini kalau terjadi begitu, bagaimana kalau ini begini atau begitu, dan banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang menjadi execuse untuk menunda mengambil langkah. Well, this is fact and we knew it much.

We wish we could change our life better, we always say that to the Allah Subhanahu Wa Ta’ala. But when we have opportunity to change, we don’t have enough courage to grab it. Terlalu banyak execuse-execuse yang kita buat agar terlihat memiliki alasan yang logic untuk tidak melakukannya. Dan penyebab utamanya adalah 1 kata yaitu “TAKUT”. Kita takut untuk keluar dari zona kita sekarang, kita takut terhadap sesuatu yang akan terjadi kedepan, dan kita takut sesuatu buruk akan terjadi. The question is “Why are we always afraid about the future?” bukankah masa depan adalah hal yang mutlak akan kita lalui?. Bukankah kita hidup untuk mempelajari hal yang baru dan hal yang baru adalah sesuatu hal yang tidak buruk. Well, be positive!. Dare to change is better than we just wait that there will be miracle come from above and give us something new, it’s impossible!. Masih ingat apa yang dikatakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’alla dalam surat Ar Ra’ad 11:

For each one are successive [angels] before and behind him who protect him by the decree of Allah . Indeed, Allah will not change the condition of a people until they change what is in themselves. And when Allah intends for a people ill, there is no repelling it. And there is not for them besides Him any patron

Masih ingat ketika kita sekolah, kita selalu ingin naik kelas dan setiap mau naik kelas selalu ada ujian yang harus dilaksanakan dan itu tidak mudah. Ketika hasil ujian keluar, kita akan bahagia jika naik kelas dan sedih ketika tidak naik kelas. Tidak ada satupun dari kita berharap tidak mau naik kelas dan selalu ingin di kelas yang itu aja. Jika gagal, maka kita pasti berusaha untuk naik kelas di tahun selanjutnya. Begitupun kita sekarang, masa’ iya kita semua pada nyaman di kelas yang sama dan tidak mau naik kelas?. Masa iya kalau sekarang kita tidak naik kelas lalu menyerah dan tidak berusaha lagi?. Perubahan tak cukup hanya lisan, tapi disertain dengan action.

Jadi bagi kita semua, stop thinking too much, just DO!. Dare to change to be better. We live once, and make it become worthwhile.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s