Kontemplasi

Gunung Gede Summit, June 25 2022

Alhamdulillah, tidak terasa sudah 11 tahun terjun di dunia professional business. Mulai tahun 2011, anak yang baru lulus kulia, merantau ke jakarta tanpa koneksi, mulai kerja sebagai sales di perusahaan web developer, dan tinggal di kosan yang sedikit lebih luas dari luas kuburan. Sering kali, mengingat masa itu jadi banyak bersyukur kenapa dulu banyak ngambil keputusan-keputusan yang beresiko dan cenderung cross the limit, sampe punya jargon “ambil dulu, pusing belakangan”, tidak melihat untung rugi yang akan didapet setelahnya jika dianggep itu kesempatan yang baik buat kedepannya.

Alhamdulillah, ketika dulu banyak temen-temen mengambil jalurnya masing-masing, saya lumayan tidak tergoda untuk ikutan walaupun memang saat itu pesonanya bikin menggelitik logika isi dompet. Semua menjadi lebih clear ketika membandingkannya dengan pencapaian hidup saat ini, bukan karena pendapatan, tapi lebih ke kebebasan berpikir dan bertindak. Alhamdulillah, thanks to me, keputusan yang diambil sampai saat ini tidak ada yang salah dan on the track menurut versi saya, walau ngejalaninya lumayan penuh suka duka.

11 tahun berjalan, several companies have been built or invested and hire more than 100 people from several industries. Yang menarik adalah “membuka harapan orang untuk bisa memberi nafkah keluarga”, klise tapi it’s true. Terlihat masih belum banyak, cuma itu yang membuat motivasi kenapa tetap harus berpikir dan bertindak di dunia bisnis. Bukan untuk menjadi kaya tapi seberapa besar hidup memberi dampak ke banyak orang, walau masih sedikit.

Pada akhirnya, semua kesulitan dan resiko yang diambil setiap keputusan di masa lalu, menjadi rasa syukur yang tak terhingga pada saat ini, walaupun pada saat itu rasa ingin nyerah sering menghampiri. Cuma kalau dipikir “kalau dulu nyerah atau ngambil keputusan yang bukan yang bukan saya”, ceritanya akan sangat berbeda.

Pun saat ini, kondisi memang sudah jauh berbeda dibanding 11 tahun lalu dan yang paling berbeda adalah level tantangan makin meningkat dengan level kesulitan jauh berbeda. Nothing spesial about that. Cuma jika ngambil renungan kebelakang, semua keputusan-keputusan yang tidak popular dan itu bener-bener the best from you, semua akan lewat saja, sebesar apapun tantangannya. Selama motivasi hidup ada, sejauh itu juga langkah harus diambil, no matter what. Sejauh ini “membuka lapangan kerja bagi banyak orang” terlihat masih seksi untuk dipikirkan dan bertindak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.