Ayo Bergerak, Kamu Punya Potensi kok!

Jangan mau menjadi orang yang biasa-biasa saja, mengalir seperti air apa adanya. Menjadi orang yang biasa-biasa saja cenderung hanya menjadi pengikut dan tidak berbuat banyak untuk suatu perubahan. Padahal, setiap manusia memiliki potensi diri yang unik yang bisa membuat sesuatu yang luar biasa. Hanya saja kita sering kali terlalu malas dan mungkin takut keluar zona nyaman untuk lebih mengeksplor potensi yang ada pada dirinya.

Ada banyak orang yang berhasil menjadi orang yang luar biasa dengan impian yang sebelumnya menurut orang biasa itu mustahil atau terlalu sulit untuk direalisasikan. Namun karena dia memiliki visi dan impian yang jelas, they succeed to make it real. Steve Jobs, sang visioner, selalu memikirkan inovasi-inovasi baru, berpikir di luar apa yang orang-orang biasa pikirkan, dan pada akhirnya dia bisa merubah cara hidup banyak orang dengan inovasi-inovasi yang dikeluarkannya melalui Apple. Nick Vujicic, seorang motivator yang tidak memiliki kedua kaki dan tangannya bisa menginsprasi banyak orang melalui seminar-seminar dan bukunya. Masril Koto, seorang bapak tidak tamat SD, mampu membuat bank petani yang berhasil menghimpun dana Rp250 Miliar dengan 250 cabang di Sumatera Barat. Melalu banknya tersebut banyak petani di sumatera barat terbantukan dalam pemodalan usaha dan saat ini dia sedang berencana untuk membeli pesawat terbang untuk membantu distribusi hasil tani di sumatera barat untuk diekspor ke luar negeri. Dan banyak lagi contoh orang-orang luar biasa lainnya. Tentu pada awalnya, mereka-mereka adalah orang-orang biasa sama halnya seperti kita. Namun karena adanya dorongan untuk bermanfaat bagi banyak orang (setidaknya berawal dari ingin menjadi seseorang yang baik untuk dirinya sendiri dan keluarga), menjadi tekat bahwa “saya tidak mungkin tidak bisa menjadi seseorang yang berguna”. Tekat tersebut yang mendorong potensi-potensi yang ada dalam diri mulai keluar untuk mewujudkan apa yang menjadi impian.

Seperti di paragraf pertama bahwa banyak orang beranggapan “hiduplah seperti air mengalir”, lalu pertanyaannya kalau air mengalir ke dalam got atau penampungan limbah, apakah kita akan tetap mengikutinya? Jika kita seorang yang tidak memiliki prinsip dan visi, mungkin kita akan seperti itu. Hanya bisa mengeluh kenapa masuk kedalam tapi tidak ada daya untuk keluar. Seharusnya, mengalirlah seperti air, namun untuk harus berlayar, kita sendiri yang harus tentukan (baca: Jangan Mengalir Seperti Air, Tentukan Arahmu Sendiri). Ketika memang harus melawan arus, ya mesti melawan arus. Menjadi orang luar biasa tentu akan berbeda dengan yang lain. Namun ya memang begitu. Rata-rata orang sukses memang selalu beda daripada yang lain, karena itulah dia sukses. Think out of the box.

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk tahap awal. Misal, untuk anak kuliahan, paling mudahlah ya, kita tidak mulai dari sesuatu yang big, paling simple aja, coba mulai kurangin meminta uang bulanan dari orang tua, dan manfaatkan potensi kamu untuk mencari uang tambahan, belajar hidup mandiri. Ada laptop dan hp, manfaatkan untuk jualan online atau lainnya. Memiliki keahlian lain, mungkin bisa menjadi pengajar private ataupun trainer. Atau cara lain, jika kulia masih menginap di rumah orang tua, cobalah untuk tinggal di kost-kost-an dan mencari uang sewanya dengan mencari sendiri tidak meminta dari orangtua. Sulitkah? saya pikir tidak, dengan cara itu kita benar-benar hidup mandiri, seperti burung keluar dari sangkar (Baca: Mau Terus Hidup Seperti Burung Dalam Sangkar?). Membiasakan hidup mandiri bisa melatih kita untuk terus berpikir untuk survive dan tidak cengeng. Jika sudah bisa hidup mandiri, cobalah tantangin diri sendiri dengan sesuatu yang lebih besar lagi dengan deadline yang sudah ditetapkan. Jika berhasil, bikinlah lagi yang lebih besar lagi dan terus dan terus. Sehingga potensi yang ada pada diri termanfaatkan semua dan ilmu yang dimiliki dapat bermanfaat bagi banyak orang. (Ingat, amal jariyah adalah salah satu yang akan terus memberikan pahala walau kita sudah meninggal dunia. Semakin banyak kita berkarya, semakin banyak juga amal jariyah yang kita hasilkan).

So, don’t be ordinary but be extra-ordinary! Galih habis-habisan potensi yang ada pada diri kita untuk bermanfaat bagi banyak orang.

Best Regards
Mirfagah Iqbal

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s